Bianglala Pantun, Himpunan Pantun Santun Tematik
Bianglala Pantun, Himpunan Pantun Santun Tematik
Judul : Bianglala Pantun, Himpunan Pantun Santun Tematik
Penulis :Suprapto
Penerbit : Bookies Literasi
Jumlah Halaman :82
Ukuran : 14 x 20 cm
Harga : 71.000
ISBN : Masih Proses
SINOPSIS
Pantun adalah salah satu karya sastra yang indah dan sarat makna. Makna dalam pantun dapat diurai dari tingkatan yang dalam sampai yang dangkal, dari sisi-sisi yang sulit dipahami sampai yang mudah dipahami, dari yang jauh dengan kehidupan sampai yang dekat dengan kehidupan mereka. Oleh karena itu pantun perlu dikembangkan dan dikenalkan kepada generasi muda sebagai bentuk pengajaran nilai-nilai moral, sarana mengasah hati dan nurani. Faktor dasar bagi berkembangnya nilai-nilai sangat dibutuhkan bangsa ini dan hal tersebut dapat diperoleh melalui pantun.
Sebagai sarana pengajaran bagi generasi muda, khususnya pelajar di tingkat bawah, maka pantun yang terdapat di buku kumpulan ini sangat sederhana tetapi penuh makna. Secara kaidah, pantun-pantun tersebut tetap memperhatikan kaidah penulisan pantun. Akan tetapi dengan cara pemilihan materi dan kesesuaian tingkat pemahaman pembaca, pantun disajikan dengan bentuk tem
atik agar lebih menarik. Larik pantun yang terbagi atas sampiran dan isi, masing-masing mengandung pengetahuan, sarat makna tetapi mudah dicerna karena tema-tema yang disajikan sesuai dengan keadaan lingkungan kehidupan pembaca.
Oleh karena kemudahan memahaminya, pantun-pantun tersebut diharapkan dapat dijiwai dan akhirnya mampu mendorong perubahan sikap dan tanggapan pembaca atas nilai-nilai luhur kehidupan individu, sosial dan spiritual serta perubahan tanggapan menjadi lebih baik atas khasanah budaya pantun yang mulai melemah. Dengan demikian, pantun tidak hanya mampu bertahan sebagai kebudayaan nasional yang wajib dilestarikan tetapi juga mampu membangun dasar moral spiritual bagi perkembangan kemajuan bangsa.
Sebagai sarana pengajaran bagi generasi muda, khususnya pelajar di tingkat bawah, maka pantun yang terdapat di buku kumpulan ini sangat sederhana tetapi penuh makna. Secara kaidah, pantun-pantun tersebut tetap memperhatikan kaidah penulisan pantun. Akan tetapi dengan cara pemilihan materi dan kesesuaian tingkat pemahaman pembaca, pantun disajikan dengan bentuk tem
atik agar lebih menarik. Larik pantun yang terbagi atas sampiran dan isi, masing-masing mengandung pengetahuan, sarat makna tetapi mudah dicerna karena tema-tema yang disajikan sesuai dengan keadaan lingkungan kehidupan pembaca.
Oleh karena kemudahan memahaminya, pantun-pantun tersebut diharapkan dapat dijiwai dan akhirnya mampu mendorong perubahan sikap dan tanggapan pembaca atas nilai-nilai luhur kehidupan individu, sosial dan spiritual serta perubahan tanggapan menjadi lebih baik atas khasanah budaya pantun yang mulai melemah. Dengan demikian, pantun tidak hanya mampu bertahan sebagai kebudayaan nasional yang wajib dilestarikan tetapi juga mampu membangun dasar moral spiritual bagi perkembangan kemajuan bangsa.
